Asisten Tanaman Benih
Kualifikasi :
1. Pendidikan minimal D4/S1 Agroteknologi/Teknologi Benih.
2. Diutamakan pengalaman di bidang tanaman pertanian/budidaya benih.
3. Memahami manajemen budidaya tanaman, teknologi produksi benih, pengelolaan lahan serta pengendalian hama dan penyakit.
4. Mampu mengoperasikan Mirosoft Office.
5. Bersedia ditempatkan dan bekerja di area operasional/lahan budidaya sesuai kebutuhan perusahaan.
Tugas:
1. Melakukan monitoring terhadap realisasi biaya operasional budidaya benih.
2. Memastikan pelaksanaan kegiatan budidaya benih sesuai standar mutu dan spesifikasi teknis Perusahaan.
3. Melakukan monitoring dan mengevaluasi secara berkala terhadao kondisi tanaman dan pelaksanaan budidaya.
4. Memastikan seluruh data kegiatan budidaya benih meliputi persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga hasil panen secara lengkap dan akurat.
5. Mengusulkan kebutuhan sarana produksi berdasarkan rencana kegiatan budidaya dan kondisi operasional di lapangan.
6. Melakukan evaluasi capaian pelaksanaan budidaya benih.
Tanggung Jawab:
1. Menyusun usulan kebutuhan biaya operasional budidaya benih.
2. Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan pelaksanaan proses budidaya benih mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman hingga panen untuk mencapai target produktivitas (kuantitas dan kualitas).
3. Melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan budidaya benih.
4. Memastikan pencatatan dan pelaporan budidaya benih tersusun secara akurat, lengkap, dan tepat waktu.
5. Mengendalikan penggunaan sarana produksi budidaya benih sesuai kebutuhan operasional dan standar penggunaan.
6. Melakukan evaluasi pelaksanaan budidaya pada setiap musim tanam sebagai dasar perbaikan kegiatan budidaya pada periode berikutnya.
Asisten Tanaman Segar
Kualifikasi :
1. Pendidikan minimal D4/S1 Agroteknologi/Budidaya Pertanian.
2. Diutamakan pengalaman di bidang tanaman pertanian.
3. Memahami manajemen budidaya tanaman, pengelolaan lahan, pengendalian hama dan penyakit tanaman serta pengelolaan pasca panen.
4. Mampu mengoperasikan Mirosoft Office
5. Bersedia ditempatkan dan bekerja di area operasional/lahan budidaya sesuai kebutuhan perusahaan.
Tugas:
1. Melakukan monitoring terhadap realisasi biaya operasional budidaya tanaman.
2. Memastikan pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman sesuai standar mutu dan spesifikasi teknis Perusahaan
3. Melakukan monitoring dan mengevaliuasi secara berkala terhadap kondisi tanaman dan pelaksanaan budidaya.
4. Memastikan seluruh data kegiatan budidaya tanaman meliputi persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga hasil panen secara lengkap dan akurat.
5. Mengusulkan kebutuhan sarana produksi berdasarkan rencana kegiatan budidaya dan kondisi operasional di lapangan
6. Melakukan evaluasi capaian pelaksanaan budidaya tanaman.
Tanggung Jawab:
1. Menyusun usulan kebutuhan biaya operasional budidaya tanaman.
2. Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan pelaksanaan proses budidaya tanaman mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman hingga panen untuk mencapai target produktivitas (kuantitas dan kualitas).
3. Melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan budidaya tanaman.
4. Memastikan pencatatan dan pelaporan budidaya tanaman tersusun secara akurat, lengkap, dan tepat waktu.
5. Mengendalikan penggunaan sarana produksi budidaya tanaman sesuai kebutuhan operasional dan standar penggunaan.
6. Melakukan evaluasi pelaksanaan budidaya tanamab pada setiap musim tanam sebagai dasar perbaikan kegiatan budidaya pada periode berikutnya.
Staf Teknik
Kualifikasi :
1. Pendidikan minimal S1 Teknik Mesin/Teknik Elektro/Teknik Industri.
2. Diutamakan pengalaman di bidang Refrigeration/HVAC dan memiliki sertifikat K3 Umum.
3. Mampu mengoperasikan Autocad dan Microsoft Office
. 4. Memiliki pengetahuan mengenai PLC dan IoT.
5. Bersedia bekerja secara shift.
Tugas:
1. Melakukan pengawasan dan verifikasi terhadap kondisi operasional mesin secara berkala
2. Mengevaluasi kondisi serta tingkat availability dan reliability instalasi mesin untuk menetapkan prioritas pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan.
3. Mengevaluasi kebutuhan modifikasi atau redesign mesin berdasarkan hasil analisis operasional.
4. Menetapkan prioritas penanganan kerysakan berdasarkan Tingkat Risiko
5. Memastikan kegiatan perbaikan terlaksana dengan penerapan K3
Tanggung Jawab:
1. Memastikan seluruh mesin dalam kondisi andal, aman, dan siap dioperasikan guna mendukung kelancaran proses produksi serta menjamin keselamatan manusia, produk, dan lingkungan.
2. Merencanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi kegiatan pemeliharaan serta perbaikan instalasi mesin.
3. Mengendalikan pelaksanaan pengembangan, modifikasi, dan penyempurnaan mesin
4. Memastikan pelaksanaan Tindakan perbaikan terhadap mesin dan instalasi dilakukan secara efektif